Belajar Tatap Muka Siap Digelar, Inilah Model Penataan Kursi yang Bisa Digunakan

Kolompendidikan.id – Pemerintah pusat melalui Kemendikbud selalu berupaya untuk membuat sistem pembelajaran di Indonesia menjadi baik, baik, dan menjadi terbaik dimulai dari sekarang hingga di masa depan. Terlebih lagi pada kondisi pandemi covid-19 seperti ini, haruslah banyak upaya dan inovasi yang dikerjakan dan dihasilkan. Mengapa demikian? Karena sistem pembelajaran di era kondisi pandemi covid-19 ini haruslah memiliki banyak inovasi agar saat penjelasan dan pemaparan materi yang dilakukan oleh para guru, dosen maupun tenaga pendidikan yang lainnya tidak terkesan membosankan karena sistem pembelajaran yang seperti itu-itu saja.

Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu upaya pemerintah untuk membuat pembelajaran tetap dilakukan walaupun dalam kondisi pandemi covid-19 ialah membuat sistem pembelajaran jarak jauh dimana seluruh pelajar bersama pengajarnya akan bertemu disebuah ruang meeting secara online. Semuanya dilakukan dengan sistem online karena untuk meminimalisir penyebaran virus corona ini.

Namun seperti yang diketahui banyak orang bahwa sistem ini tidak bisa menjadi satu-satunya sistem yang digunakan karena sistem pembelajaran online ini tidaklah efektif. Sehingga melihat beberapa faktor yang menjadikan pembelajaran tidak efektif, maka pemerintah melalui Kemendikbud memberikan keputusan untuk memberikan izin bagi setiap sekolah yang akan menggelar pembelajaran secara tatap muka. Karena memang seperti yang sudah kita ketahui bahwa sistem ini akan menjadi sistem yang efektif dalam belajar. Karena mempertemukan murid dengan pengajarnya secara langsung di sebuah kelas.

Lihat Juga:  Kuliah di Vokasi Harus Bangga, Kenapa?? Simak Penjelasan Dibawah!

Banyak persyaratan yang harus dilakukan oleh setiap sekolah yang akan menggelar sekolah tatap muka. Jika sudah memenuhi semua persyaratan, tiap satuan pendidikan diperbolehkan melaksanakan belajar tatap muka secara terbatas. Sejumlah daerah pun telah melakukan uji coba belajar tatap muka terbatas. Hal ini merupakan dampak positif dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang diumumkan belum lama ini.  Pelaksanaan belajar tatap muka terbatas ini sangat dinanti para siswa yang sudah satu tahun lebih tidak datang ke sekolah karena belajar di rumah atau daring. Bahkan bagi siswa baru, mungkin belum pernah merasakan atmosfer belajar di dalam kelas. Salah satu persiapan yang perlu dilakukan dalam melaksanakan belajar tatap muka terbatas adalah penataan meja dan kursi agar nyaman digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Dari informasi yang kami dapatkan dari laman Youtube Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ada beberapa model penataan meja dan kursi yang bisa diterapkan agar suasana belajar di kelas makin menyenangkan dan menarik, antara lain:

Lihat Juga:  Ide Baru Untuk Indonesia yang Lebih Sejahtera

Model penataan meja kursi kelas

  1. Model tempat duduk Letter U
  2. Denah tempat duduk kelas kreatif
  3. Tata letak meja kursi formasi chevron

Sebelum menata kelas, tiap ruangan juga disemprot dengan cairan disinfektan untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan sekolah. Langkah ini agar protokol kesehatan tetap diterapkan selama proses belajar tatap muka. Direktorat SD menekankan, penataan ruang kelas harus memperhatikan ruang gerak para siswanya. Jangan sampai bangku yang ditata membatasi ruang gerak berinteraksi di dalam kelas.

Sehingga diharapkan, dengan persiapan yang maksimal ini, maka proses belajar tatap muka terbatas yang ditunggu-tunggu siswa ini bisa menambah ruang kelas makin menarik, bersih rapi dan meningkatkan semangat dan motivasi belajar di sekolah.

Bagi para siswa, tetaplah semangat dalam belajar dengan sistem pembelajaran apapun. Karena semuanya pasti akan memiliki sisi positif yang bisa kita ambil. Tetaplah menuntut ilmu dimanapun kalian berada karena ilmu pengetahuan sangatlah luas dan sangatlah banyak. Gali sebanyak mungkin agar di masa mendatang kalian bisa mengejar dan mewujudkan cita-cita yang kalian inginkan dan impikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *