Pembelajaran Tatap Muka Akan Dibuka, Global Jaya School Sudah Siap

Kolompendidikan.id – Situasi dan Kondisi Pandemi covid-19 seperti ini membuat Pemerintah haru selalu berupaya untuk tetap memberikan dan menjadikan pendidikan di Indonesia menjadi yang baik, terbaik dan berkualitas. Karena sektor pendidikan merupakan sektor yang paling penting. Setiap anak atau pelajar haruslah mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan usia mereka, mulai dari usia dini hingga di usia yang menjalankan pendidikan tinggi.

Tak bisa dipungkiri oleh semuanya bahwa pembelajaran tatap muka atau pembelajaran yang dilakukan secara langsung bertemu antara siswa dan guru merupakan sistem pembelajaran yang paling efektif. Karena sistem pembelajaran ini mempertemukan secara langsung antara pelajar dengan pendidiknya sehingga disaat pelajar tidak memahami dari materi atau apa saja yang disampaikan oleh pendidik baik guru atau dosen, maka pelajar tersebut bisa menanyakannya secara langsung dan begitu pula dengan pendidik bisa langsung menjelaskan secara detail dan rinci sehingga pelajar dapat cepat memahami seluruhnya.

Lain halnya dengan sistem pembelajaran jarak jauh, dimana harus menggunakan banyak fasilitas yang harus disediakan seperti gadget, jaringan internet, dan kuota internet. Jika memiliki gadget namun di daerahnya jaringan internet tidak stabil, maka proses pembelajaran akan menjadi terhambat, sehingga jika ada pertanyaan dari pelajar yang masih merasa bingung, akan terhambat saat ia menanyakannya kepada pendidiknya.

Banyak sekolah yang menggunakan system Pembelajaran Jarak Jauh ini, baik yang berada di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga yang berada di Papua rata-rata akan menggunakan sistem PJJ ini karena aturan dari pemerintah. Dalam satu tahun terakhir, peserta didik di berbagai jenjang pendidikan melakukan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau home-based learning (HBL). Lebih dari 600.000 sekolah di Indonesia meniadakan pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Sekitar 60 juta anak pun menjalani PJJ atau belajar dari rumah.

Lihat Juga:  Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Sudah Tepatkah ?

Guru harus menemukan cara mengajar yang lebih kreatif sehingga pembelajaran bisa efektif. Orangtua yang tadinya menyerahkan urusan belajar kepada guru harus aktif berperan sebagai fasilitator pembelajaran anak-anak mereka. Pada akhirnya, peserta didik menjadi pihak yang paling terdampak dengan sistem PJJ. Hal tersebut dikuatkan dengan studi dari Global Save the Children pada Juli 2020 yang dilakukan di 46 negara, termasuk Indonesia. Studi itu menemukan bahwa 4 dari 10 anak kesulitan dalam memahami pelajaran selama menjalani PJJ.

PJJ juga menyebabkan kelelahan dan gangguan kesehatan, terutama mata. Hal ini disebabkan anak terlalu lama menatap layar komputer atau ponsel. Tantangan yang tak kalah berat juga terjadi pada proses pendidikan anak usia dini. Pasalnya, kelompok anak usia dini berada pada periode usia emas pertumbuhan otak dan fisik. Oleh karena itu, pendidikan pada kelompok usia ini harus bisa memastikan seluruh aspek perkembangan terstimulasi dengan baik.

Semua tantangan tersebut berhasil ditangani dengan baik oleh Global Jaya School (GJS). Selama pandemi, seluruh kegiatan belajar dari rumah (HBL) tetap berlangsung secara efektif dengan dukungan dari berbagai pihak, terutama orangtua siswa. Sebagai informasi, Global Jaya School merupakan lembaga pendidikan, mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), dengan program Primary Years, Middle Years, dan Diploma.

Global Jaya School telah menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB School). Sistem pendidikan ini mengaplikasikan kerangka kurikulum yang bersifat holistik dan mendorong perkembangan siswa secara seimbang di berbagai area. Sistem pendidikan IB School juga memupuk serta mendorong keingintahuan dan kecintaan siswa untuk belajar. Proses belajar mengajar ini bukan hanya relevan dengan konteks lokal, melainkan juga global. Hasilnya, proses tersebut dapat membantu mengembangkan siswa untuk memiliki wawasan internasional.

Lihat Juga:  Rekomendasi Film yang Cocok ditonton Waktu Weekend bertemakan "Pendidikan"

Berdasarkan tren angka kasus Covid-19 terbaru dan program vaksinasi yang sedang berjalan, pemerintah pun optimistis untuk kembali membuka sekolah pada 2021. Wacana pembukaan sekolah ini pun disambut baik oleh pihak sekolah, termasuk Global Jaya School. Sekolah ini telah mempersiapkan diri dengan maksimal. Demi menjamin keamanan dan kesehatan siswa, Global Jaya School mengambil langkah komprehensif untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka secara efektif di tengah pandemi virus corona. Global Jaya School telah mempersiapkan sistem pembelajaran, protokol kesehatan, dan berbagai fasilitas untuk mendukung pembelajaran ketika sekolah kembali dibuka, termasuk untuk anak-anak usia dini.

Untuk diketahui, kegiatan pembelajaran anak-anak usia dini di Global Jaya School bersifat holistik dan mengusung metode pembelajaran berbasis bermain atau play based-learning. Global Jaya School tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada aspek lain yang menumbuhkembangkan well-being siswa. Tak hanya itu, saat ini, Global Jaya School juga memberikan program gratis uang pangkal untuk tingkat TK.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut dan Informasi selengkapnya mengenai Global Jaya School, dapat Anda temukan dengan mengunjungi laman resmi Global Jaya School dan akun Instagram@gjs_society serta menghubunginya secara langsung di nomor Whatsapp 081112023747.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *